SAMPIT – KALTENG || Journalistpolice.com – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri dalam rangka kegiatan penelitian dan evaluasi terkait optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian di daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Polres Kotim, Selasa (9/6/2026) pagi.
Kunjungan tersebut mengangkat dua tema strategis, yakni Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kewilayahan Ditinjau dari Aspek Sumber Daya, Mindset Personel dan Kelembagaan, serta Optimalisasi Peran Polri dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis guna Pemenuhan Gizi Penerima Manfaat dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Kotim Kompol Christian Maruli Tua Siregar, S.I.K., M.M., para pejabat utama Polres Kotim, serta Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., menyambut langsung kedatangan tim Puslitbang Mabes Polri.

Tim penelitian dipimpin oleh Kombes Pol Moh. Nurhidayat, S.I.K., S.H., M.M., selaku Ketua Tim bersama sejumlah anggota tim lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan bahwa kunjungan Puslitbang Mabes Polri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas organisasi, profesionalisme personel, serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
“Melalui kegiatan ini diharapkan hasil evaluasi dan penelitian dapat menjadi landasan dalam implementasi berbagai perubahan yang mendukung peningkatan efisiensi kerja, penguatan kelembagaan, serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Kapolres.
Selain membahas strategi pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah hukum kepolisian, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk menggali masukan terkait peran Polri dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Di akhir kegiatan, tim Puslitbang Mabes Polri melaksanakan pendalaman materi dan diskusi bersama peserta guna memperoleh data serta masukan yang diperlukan untuk penyusunan rekomendasi kebijakan ke depan.
(Hms)







