BerandaINFO POLISIKapolda Kalteng Berduka, Prajurit TNI Gugur Saat Water Bombing

Kapolda Kalteng Berduka, Prajurit TNI Gugur Saat Water Bombing

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

PALANGKA RAYA  – KALT ENG  || Journalistpolice.com – Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya seorang personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat menjalankan misi kemanusiaan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi water bombing di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan Kapolda Kalteng seusai mengikuti prosesi pelepasan jenazah almarhum, Kamis (5/11/2026).

“Kami keluarga besar Polda Kalimantan Tengah turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya personel TNI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Irjen Pol. Iwan Kurniawan.

Menurut Kapolda, operasi pemadaman karhutla melalui udara merupakan tugas kemanusiaan yang memiliki risiko tinggi. Para personel yang terlibat harus menghadapi berbagai tantangan demi melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

Pengabdian personel TNI yang gugur dalam pelaksanaan tugas tersebut mendapat penghormatan dan apresiasi dari jajaran Polda Kalimantan Tengah.

BACA JUGA  Sabu 10,18 Gram Dibungkus Tisu, Pria di Sampit Pria di Sampit

Pengorbanan dalam Tugas Kemanusiaan

Kapolda menegaskan bahwa dedikasi dan pengorbanan almarhum merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam upaya penanganan bencana karhutla yang mengancam keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

“Kami sangat menghargai pengabdian dan pengorbanan almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Di tengah suasana duka, Kapolda juga berharap kerja sama dan sinergi antara TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah terus terjaga.

Menurutnya, musibah tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan, baik dalam operasi pemadaman melalui udara maupun darat.

Pengabdian almarhum dalam menjalankan misi kemanusiaan menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Selamat jalan, pejuang kemanusiaan. Pengabdian dan pengorbananmu akan selalu dikenang.

BACA JUGA  Kunjungi Bengkel, Polsek Bukit Batu Sampaikan Pesan Kamtibmas di Sei Gohong

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini