JAKARTA || Journalistpolice.com – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) membahas kerja sama strategis dalam upaya sosialisasi dan pencegahan narkoba hingga ke pelosok daerah.
Pertemuan berlangsung di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (15/4), saat Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, mewakili Kepala BNN RI menerima audiensi Ketua Umum HIPAKAD, Hari Hara Tambunan, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Sestama Badan Narkotika Nasional menegaskan pentingnya peran HIPAKAD sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan program pencegahan narkoba di masyarakat.
Berdasarkan data penelitian, sebanyak 4,1 juta penduduk usia produktif di Indonesia terpapar narkoba. Kondisi ini dinilai memerlukan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama.
“Kami memandang HIPAKAD sebagai organisasi strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
BNN berharap HIPAKAD dapat berperan aktif dengan mendorong anggotanya menjadi agen perubahan serta fasilitator program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di berbagai daerah.
Selain itu, HIPAKAD juga diharapkan mampu membangun jejaring informasi guna mendukung deteksi dini peredaran narkotika di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum HIPAKAD, Hari Hara Tambunan, menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional dalam memberikan edukasi bahaya narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Kami siap melakukan sosialisasi ke sekolah dan kampus di berbagai daerah, serta mendorong kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman,” tegasnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan narkoba secara masif hingga ke tingkat daerah dan lapisan masyarakat paling bawah.
Pewarta: Nawarin








