BerandaHUKRIMTragis, Wanita di Kobar Dibakar Hidup-Hidup

Tragis, Wanita di Kobar Dibakar Hidup-Hidup

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

KOTAWARINGIN BARAT – KALT ENG  || Journalistpolice.com –  Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Karangmulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Seorang wanita berinisial Siti Juhairiyah (29) menjadi korban pembakaran yang diduga dilakukan oleh mantan suami sirinya sendiri.

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di sebuah angkringan di Jalan Ahmad Yani Km 63, RT 03/RW 01, Desa Karangmulya, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku yang diduga bernama Sendi Ramadan datang ke lokasi dan terlibat cekcok dengan korban yang saat itu sedang membantu berjualan di angkringan.

BACA JUGA  Tragis, 4 Penambang Emas di Pujon Tewas Tertimbun Longsor

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, menjelaskan bahwa sebelum terjadi kebakaran, pelaku sempat memukul korban menggunakan sepotong kayu.

“Antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok. Tidak lama kemudian pelaku memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu,” ujarnya.

Tak lama berselang, saksi melihat kobaran api melalap tubuh korban. Dalam kondisi tubuh terbakar, korban berlari sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

BACA JUGA  Sidokkes Polresta Palangka Raya Ikuti Pembinaan Kolaborasi Pelayanan Kesehatan di Pemko

Sejumlah warga yang berada di lokasi berusaha memadamkan api yang membakar tubuh korban. Sementara pelaku langsung melarikan diri dan sempat dikejar warga, namun berhasil kabur menggunakan sepeda motor ke arah Simpang Dinamika.

Salah seorang saksi menyebut pelaku diduga membawa bahan bakar jenis Pertamax yang kemudian disiramkan ke tubuh korban sebelum dibakar menggunakan korek api.

Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan videonya beredar luas di media sosial. Rekaman itu menunjukkan kepanikan warga yang berupaya menyelamatkan korban dari kobaran api.

BACA JUGA  Antisipasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dampingi Patroli TSAK

Polisi menduga motif sementara berkaitan dengan persoalan asmara dan kecemburuan. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar sangat serius. Saat ini Siti Juhairiyah masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Hanau, Kabupaten Seruyan.

Direktur Rumah Sakit Hanau, dr Atet Kurniadi, mengungkapkan bahwa korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen di sekujur tubuhnya dan telah menjalani operasi kedua.

BACA JUGA  Polsek Bukit Batu Gelar Panen Jagung Bersama, Dorong Masyarakat Aktif di Sektor Pertanian

“Hari ini masuk kamar operasi yang kedua untuk merawat luka kembali. Kondisi secara umum masih sama, terpasang alat bantu napas, kondisi disedasi untuk mengurangi nyeri. Sudah ada perbaikan, tetapi belum bisa dikatakan stabil,” jelasnya.

Tim medis terus berupaya menyelamatkan nyawa korban yang hingga kini masih berada dalam kondisi kritis dan bergantung pada alat bantu pernapasan.

Sementara itu, aparat kepolisian masih memburu terduga pelaku yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

BACA JUGA  BEM PTNU dan Polri Gelar Bansos di Beberapa Wilayah

Kapolsek Pangkalan Banteng memastikan upaya pencarian terus dilakukan guna membawa pelaku ke hadapan hukum.

“Kami masih melakukan pengejaran. Mohon doanya semoga segera tertangkap pelakunya,” tegas Iptu Agung Sugiarto.

Kesimpulan

Kasus pembakaran terhadap Siti Juhairiyah menjadi salah satu peristiwa kekerasan yang menyita perhatian masyarakat Kalimantan Tengah.

Korban saat ini masih berjuang melawan luka bakar berat yang mencapai sekitar 80 persen, sementara polisi terus memburu pelaku yang diduga melakukan aksi keji tersebut akibat persoalan asmara dan kecemburuan.

BACA JUGA  Kapolres Kotim Hadiri Upacara Hari Santri Nasional Th.2025

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini