BerandaINFO POLISIPolsek Kota Besi Bangun 20 Embung, Strategi Percepat Pemadaman Karhutla

Polsek Kota Besi Bangun 20 Embung, Strategi Percepat Pemadaman Karhutla

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

SAMPIT – KALT ENG  || Journalistpolice.com Tak hanya mengandalkan pemadaman saat api berkobar, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya melalui pembangunan 20 embung air di Desa Palangan, wilayah hukum Polsek Kota Besi, Jumat pagi (18/9/2026).

Pembangunan embung ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, khususnya di kawasan yang berpotensi mengalami kesulitan mendapatkan sumber air saat terjadi kebakaran.

Sebanyak 20 embung air dibangun di sepanjang pinggiran jalan Desa Palangan, di sekitar kawasan yang rawan Karhutla. Keberadaan embung tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi petugas ketika melakukan pemadaman di lapangan.

BACA JUGA  Polsek Ketapang Apresiasi Korban Curanmor, Pelaku Terancam Hukuman Berat

Dengan sumber air yang tersedia lebih dekat dengan lokasi rawan kebakaran, petugas pemadam tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pasokan air. Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat respons ketika terjadi kebakaran sekaligus membantu mencegah api meluas.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kota Besi IPTU Edi Hariyanto, S.H., M.H., mengatakan pembangunan embung merupakan bagian dari strategi menghadapi Karhutla secara lebih terencana.

“Langkah ini tidak hanya reaktif memadamkan, tetapi kita siapkan pertahanan. Pembuatan 20 embung air di Desa Palangan, Polsek Kota Besi, ini adalah strategi kita untuk mempercepat pemadaman dan menjaga Kotim dari Karhutla berkepanjangan,” ujar IPTU Edi Hariyanto.

BACA JUGA  Kabag Ops Polres Kotim Pimpin Apel Pemadaman Karhutla

Menurutnya, ketersediaan sumber air yang berada di sekitar kawasan rawan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kecepatan penanganan Karhutla.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

Dengan dibangunnya 20 embung air tersebut, diharapkan penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Kota Besi dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi.

(Hms)

BACA JUGA  Kunker ke Polres Barut, Kapolda Kalteng Cek Kesiapan Pengamanan PSU Pilkada 2024

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini