PALANGKA RAYA – KALT ENG  || Journalistpolice.com – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau berkepanjangan, kekeringan, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin apel pagi di Mapolda Kalimantan Tengah, Senin (3/8/2026). Ia menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar bencana kabut asap tidak kembali terjadi.
“Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak,” tegas Kapolda.
Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk keperluan pertanian maupun perkebunan. Selain melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak luas terhadap kesehatan, lingkungan, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan sosial masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian, pemerintah daerah, atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Menurutnya, penanganan sejak dini merupakan langkah penting untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Dalam menghadapi musim kemarau, Polda Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan instansi terkait terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, edukasi, serta peningkatan kesiapsiagaan personel di wilayah-wilayah yang rawan terjadi karhutla.
Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan mencegah kebakaran hutan dan lahan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui sinergi dan kepedulian bersama, kita dapat mencegah terjadinya karhutla serta menjaga kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kelestarian alam Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
Kesimpulan
Fenomena El Nino menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, upaya pencegahan karhutla harus dilakukan secara terpadu melalui edukasi, patroli, pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan.
Penegasan
Polda Kalimantan Tengah menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak El Nino, kepatuhan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan Kalimantan Tengah dapat terhindar dari bencana karhutla dan kabut asap sehingga lingkungan tetap lestari serta aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan sehat.








