BerandaINFO POLISIGMNI Jaktim Aksi di Mabes Polri, Desak Usut Kematian Ermanto

GMNI Jaktim Aksi di Mabes Polri, Desak Usut Kematian Ermanto

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

JAKARTA ||  Journalistpolice.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Polri, Jumat (13/3/2026) sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Ermanto Usman secara transparan dan akuntabel.

Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut masih menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Kelurahan Tumbang Rungan Jalin Silaturahmi
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Timur menilai proses penyidikan perlu dilakukan secara terbuka agar publik memperoleh kejelasan.

Para peserta aksi juga menyinggung aktivitas kritis almarhum Ermanto Usman yang sebelumnya menyoroti dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pelabuhan di kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT).

Selain itu, GMNI menyoroti beberapa hal yang dinilai belum jelas dalam proses penyidikan, seperti transparansi hasil olah tempat kejadian perkara, bukti digital seperti rekaman CCTV, serta pemeriksaan saksi-saksi yang dianggap penting.

BACA JUGA  Satbinmas Polresta Palangka Raya Sambangi Kantor Gerdayak, Jalin Silaturahmi dan Pembinaan Kamtibmas

GMNI Jakarta Timur menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus berjalan objektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip hukum pidana nasional sebagaimana diatur dalam KUHAP dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

Melalui aksi tersebut, GMNI menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus kematian Ermanto Usman sebagai bagian dari komitmen mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan dan transparansi penegakan hukum.

BACA JUGA  Polresta Palangka Raya Hadiri Sidang GTRA Pemerintah Kota

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini