BerandaKARHUTLAKantor Camat dan SMAN 1 Samuda Dikepung Api

Kantor Camat dan SMAN 1 Samuda Dikepung Api

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

SAMPIT – KALT ENG  || Journalistpolice.com – Kantor Camat Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dan SMAN- 1 Samuda dikepung Api, akibat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda wilayah tersebut, Minggu 30 Agustus 2026.

Kobaran api dilaporkan sempat mengepung Kantor Kecamatan dan kompleks SMAN 1 Samuda, hingga memicu kepanikan warga dan pihak sekolah.

Beruntung, bangunan penting seperti kantin dan fasilitas SMAN 1 Samuda berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah. Hal ini berkat kesiapsiagaan pihak sekolah yang melakukan penjagaan ketat selama 2×24 jam penuh di lokasi rawan.

BACA JUGA  Memanas, Hampir 400 Anggota Koperasi dari Seruyan Gerunduk PN Sampit

Kepala SMAN 1 Samuda Fathurrahman, S.Pd, menceritakan ketegangan yang terjadi saat api mulai mendekati area sekolahan tersebut.

“Kondisi kemarin sangat menegangkan karena api sudah sangat dekat dengan lingkungan sekolah. Kami bersyukur kantin dan bangunan utama SMAN 1 Samuda berhasil diselamatkan berkat kegigihan seluruh pihak sekolah yang berjaga standby 2×24 jam penuh dibantu Tim pemadam dari MHS di lokasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini proses belajar mengajar masih berjalan. “Aktivitas belajar mengajar masih berjalan normal karena kami belum menerima instruksi resmi untuk meliburkan siswa. Namun, kami sangat berharap ada bantuan masker yang segera dibagikan, sebab kabut asap di sekitar sekolah mulai menebal,” harapnya.

BACA JUGA  RDP DPRD Kotim Buntu dan Memanas Beberapa Perusahaan Mangkir

Minim Alat dan Sumber Air Mengering

Upaya pemadaman di lapangan menghadapi kendala besar akibat minimnya armada pemadam kebakaran. Kondisi ini diperparah oleh kemarau panjang yang membuat sumber air, seperti sumur dan parit warga, mengering total.

Angin kencang juga memicu api cepat membesar dan merembet luas melahap semak belukar serta lahan gambut kering.

Akibat keterbatasan alat, warga setempat terpaksa berjibaku memadamkan api secara manual menggunakan ranting dan dedaunan maupun alat semprot.

Selain mengepung fasilitas publik, kebakaran lahan juga terpantau marak terjadi di sepanjang kiri dan kanan jalan umum jalur Sampit–Samuda serta arah Seruyan.

BACA JUGA  Perwakilan Masyarakat Desa Penyang Sampaikan Ini kepada Satgas PKH

Krisis Air Bersih di Desa Sei Ijum Raya

Dampak kemarau panjang dan karhutla ini juga memicu krisis air bersih yang parah di wilayah pemukiman. Banyak desa yang belum tersentuh jaringan pipa PDAM, salah satunya di Desa Sei Ijum Raya.

Kepala Desa Sei Ijum Raya Mohammad samsul mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa turun tangan mendistribusikan air bersih secara mandiri ke rumah-rumah warga demi menyambung hidup.

Kekeringan akibat kemarau panjang ini memicu dampak yang sangat berat bagi warga kami. Di desa kami, saat ini ada 4 RT yang sama sekali belum mendapat saluran air PDAM. Karena sumur dan parit sudah kering total, warga di 4 RT tersebut mengalami krisis air bersih yang parah,” ungkap Kades Sei Ijum Raya.

BACA JUGA  Statement Tim Pengepul Sarang Burung Walet Lokal Kalteng Bersatu

“Sebagai langkah darurat, pemerintah desa terpaksa turun tangan langsung membagikan bantuan air bersih ke RT-RT terdampak tersebut agar kebutuhan dasar warga bisa tetap terpenuhi,” lanjutnya.

“Semoga Allah segera menurunkan hujan, semangat terus relawan kebakaran dan kepada Ibu Camat semoga sehat selalu,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat di Mentaya Hilir Selatan sangat mengharapkan perhatian cepat dari pemerintah daerah, terutama penambahan armada pemadam, pasokan air bersih massal, serta pembagian masker gratis karena kualitas udara yang terus memburuk. (to)

BACA JUGA  DPRD Kotim Soroti Mandulnya Satgas PKH, Minta Status Lahan Sitaan Dibuka Terang ke Publik

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini