SAMPIT – KALT ENG || Journalistpolice.com – Bhayangkari Cabang Kotim turun langsung ke lapangan untuk membagikan makanan dan minuman kepada jajaran personel Polres Kotim yang tengah bertugas.
Bentuk kepedulian dan dukungan moril terus mengalir bagi para pejuang garis depan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pada Selasa (25/8/2026).
Bhayangkari Cabang Kotim turun langsung ke lapangan untuk membagikan makanan dan minuman kepada jajaran personel Polres Kotim yang tengah bertugas.
Aksi sosial ini menyasar lokasi pemadaman api di KM 7 Jalan Cilik Riwut, Kelurahan Baamang Barat, Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kotim, Ny. Sentomoy Rizky Maulana, dengan didampingi jajaran pengurus serta anggota Bhayangkari. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh para personel yang sedang bergantian melepaskan lelah di sela-sela pemadaman.
Di tengah teriknya cuaca serta medan lahan gambut yang sulit dan berasap, pembagian makanan dan asupan minuman hangat tersebut menjadi tambahan energi sekaligus pendorong semangat bagi para petugas.
Ketua Bhayangkari Cabang Kotim, Ny. Sentomoy Rizky Maulana, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pengabdian nyata untuk mendampingi tugas para suami demi kepentingan negara.
“Atas nama Bhayangkari Cabang Kotim, kami hadir di sini untuk memberikan dukungan penuh kepada suami-suami kami dan seluruh personel Polres Kotim yang sedang bertugas memadamkan Karhutla,” ujar Ny. Sentomoy.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengorbanan serta kekompakan para personel yang tak kenal lelah menjaga wilayah Kotim agar terbebas dari ancaman kabut asap.
“Kami sangat bangga. Bapak-bapak berjuang demi mewujudkan Kotim yang bebas asap. Semoga Allah memudahkan setiap langkah dan memberikan kekuatan serta kesehatan kepada seluruh personel,” pungkasnya.
Adanya dukungan logistik dan suntikan moril ini diharapkan mampu menjaga stamina serta kebersamaan para petugas, sehingga upaya pengendalian dan pemadaman Karhutla di wilayah Kotim dapat berjalan optimal hingga tuntas. (Hms)








