spot_img
BerandaHUKRIMPolisi Tangkap Perampok Sadis di Boyolali Kurang dari 1x24 Jam

Polisi Tangkap Perampok Sadis di Boyolali Kurang dari 1×24 Jam

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

BOYOLALI – JATENG || jateng.journalistpolice.com –  Polisi berhasil mengungkap kasus perampokan sadis yang menewaskan AO (6), bocah asal Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pelaku ditangkap kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan, pelaku berinisial A (30) diamankan di wilayah Kabupaten Kudus oleh tim gabungan Polres Boyolali dan Jatanras Polda Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, kurang dari 1×24 jam kami berhasil mengamankan terduga pelaku. Saat ini pelaku sedang dibawa ke Boyolali untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Indra, Jumat (30/1).

BACA JUGA  Polres Kotim Laksanakan Patroli KRYD ke Beberapa Gereja dalam Kota Sampit

Penyidik masih mendalami motif perampokan serta peran pelaku dalam peristiwa berdarah tersebut. Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk satu unit sepeda motor yang diduga digunakan saat beraksi.

Dalam kejadian itu, ibu korban bernama Daryanti (30) juga menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka serius akibat bacokan di leher. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Simo, Boyolali.

“Ibu korban sudah sadar dan kondisinya membaik, namun masih mengalami syok. Saat ini dilakukan trauma healing oleh tim Polres dan Pemkab Boyolali,” tambah Kapolres.

BACA JUGA  Opini: Izin HGU PT MAP Hanya Seluas 7.476,24 Hektar, Fakta di Lapangan Bagaimana?

Sementara itu, jenazah AO telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sebelumnya, peristiwa pencurian dengan kekerasan terjadi pada Kamis (29/1) sore. Pelaku menyatroni rumah korban yang dihuni seorang ibu dan dua anak perempuannya.

Anak kedua berusia enam tahun meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sang ibu mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dari keterangan warga, korban tinggal bertiga dengan kedua anaknya. Suami korban diketahui merantau ke Singkawang, Kalimantan Barat. Lokasi rumah korban juga relatif terpencil, dengan jarak sekitar 20 meter dari rumah tetangga terdekat.

Sumber: jateng.jpnn.com.

BACA JUGA  Unit Binmas Polsek Pahandut Sampaikan Pesan Disiplin dan Antinarkoba

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini